Baca 100+ Artikel Masalah Gigi Dan Perawatan Gigi

Kami Sudah Merilis Lebih 100+ Artikel Seputar Masalah Gigi dan Perawatan Gigi yang sering ditanyakan pasien sebagai konsumen.Jika Anda tertarik membaca artikel perawatan gigi dan Kesehatan rongga mulut, Anda dapat menekan tombol pelajari selengkapnya di bawah ini untuk mengetahui informasi lebih lanjut, atau buat janji temu.

Hero Section

Tonton Video Edukasi Kesehatan Gigi Dan Konsultasi Dokter Gigi ⬇️

Alasan kenapa sisa akar gigi harus dicabut, apalagi sebelum membuat gigi palsu ?
Apakah Bisa Membersihkan Karang Gigi Sendiri Di Rumah ?
Cabut Gigi Atas Bisa Bikin Buta, Simak Selengkapnya!
Akibat Karang Gigi Terlalu Banyak, Gigi Jadi Goyang
Hubungan Penyakit Sistemik Dengan Kesehatan Gigi dan Rongga Mulut

Tambalan Gigi Berubah Warna Hitam - Apakah Bisa Ditambal Kembali

Gigi yang berubah warna akibat berlubang adalah masalah umum yang dialami banyak orang. Perubahan warna ini tidak hanya mengganggu penampilan, tetapi juga bisa menjadi tanda kerusakan yang lebih serius. Lantas, apakah gigi berlubang yang sudah menghitam atau menguning masih bisa diperbaiki? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.



Tampilan Gigi depan Sebelum di tambal
Gambar1. Tampilan Gigi depan Sebelum di tambal




Gambar2. Tampilan Gigi depan berubah warna setelah di tambal


Gigi berlubang (karies) terjadi ketika bakteri di mulut menghasilkan asam yang mengikis enamel (lapisan terluar gigi). Jika tidak dirawat, lubang akan semakin dalam dan mencapai dentin (lapisan tengah gigi). Proses kerusakan ini menyebabkan gigi kehilangan mineral dan strukturnya, sehingga warnanya berubah menjadi kekuningan, kecokelatan, atau kehitaman. Perubahan warna juga bisa disebabkan oleh:  

1. Penumpukan sisa makanan di lubang gigi.  

2. Kematian saraf gigi (nekrosis pulpa) akibat tida segera dilakukan perawatan saluran akar yang memicu perubahan warna internal.  

3. Pembentukan plak dan karang gigi di sekitar area berlubang, ataupun perubahan fisiologis gigi misal dental flourosis.  



 Apakah Gigi Berlubang yang Berubah Warna Masih Bisa Diperbaiki?  


Jawabannya: Bisa, tergantung pada tingkat keparahan kerusakan. Berikut solusi yang bisa dilakukan berdasarkan kondisi gigi: 


 1. Lubang Gigi Stadium Awal (Masih Kecil)  

Jika lubang masih kecil dan belum mencapai saraf, perubahan warna bisa diatasi dengan:  


- Fluoride Treatment: Dokter gigi akan mengaplikasikan fluoride untuk memperkuat enamel dan mengembalikan warna alami gigi.  


- Dental Filling (Tambal Gigi): Lubang dibersihkan dan ditambal dengan bahan komposit resin yang warnanya disesuaikan dengan gigi asli.  


 2. Lubang Gigi Parah (Mencapai Saraf)  


Jika lubang sudah dalam dan menyebabkan infeksi atau kematian saraf, perawatan yang diperlukan lebih kompleks:  

- Perawatan Saluran Akar (Root Canal): Saraf gigi yang rusak dibersihkan, lalu gigi ditambal atau diberi mahkota (crown) untuk melindungi struktur gigi yang tersisa.  

- Dental Crown: Jika gigi sangat rapuh, dokter akan memasang crown berbahan porselen atau logam untuk menutup dan memperbaiki bentuk serta warna gigi.  


3. Gigi Berlubang yang Sudah Patah atau Tidak Bisa Diselamatkan  


Jika gigi terlalu rusak, pencabutan (ekstraksi) mungkin diperlukan. Setelah itu, Anda bisa memilih implan gigi, bridge, atau gigi palsu untuk menggantikan gigi yang hilang.  


Perawatan Tambahan untuk Memulihkan Warna Gigi  


Selain mengatasi lubang, beberapa prosedur berikut bisa membantu memutihkan gigi yang berubah warna:  


1. Teeth Whitening: Prosedur pemutihan gigi profesional di klinik dokter gigi.  

2. Veneer Gigi: Lapisan tipis porselen atau komposit yang ditempelkan di permukaan gigi untuk menutupi noda permanen.  

3. Scaling dan Polishing: Membersihkan plak atau karang gigi di sekitar area berlubang.  


 Cara Mencegah Gigi Berlubang dan Perubahan Warna  

Agar gigi tetap sehat dan berwarna alami, lakukan langkah pencegahan berikut:  


- Sikat gigi 2 kali sehari dengan pasta berfluoride.  

- Gunakan benang gigi (dental floss) untuk membersihkan sela-sela gigi.  

- Batasi konsumsi makanan/minuman manis, kopi, atau teh.  

- Rutin periksa ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali.  

- Hindari merokok, karena nikotin bisa memperparah perubahan warna gigi.  


 FAQ Seputar Gigi Berlubang dan Perubahan Warna  


Q: Apakah gigi hitam akibat lubang bisa kembali putih?  

A: Jika kerusakan belum parah, tambal gigi atau veneer bisa mengembalikan warna. Namun, jika saraf sudah mati, gigi mungkin perlu mahkota atau implan.  


Q: Berapa biaya perbaikan gigi berlubang yang menghitam?  

A: Biaya bervariasi tergantung prosedur. Tambal gigi mulai dari Rp300.000, crown Rp2-5 juta, hingga veneer Rp5-10 juta per gigi.  


Q: Apakah obat kumur bisa menghilangkan noda pada gigi berlubang?  

A: Tidak. Obat kumur hanya membantu mengurangi plak, tetapi tidak bisa mengembalikan warna gigi yang sudah berubah akibat kerusakan struktural.  


Gigi berlubang yang berubah warna masih bisa diperbaiki asalkan ditangani dengan tepat dan cepat. Semakin dini lubang dirawat, semakin besar peluang untuk memulihkan fungsi dan estetika gigi. Jangan tunda untuk konsultasi ke dokter gigi terdekat di lokasi andajika Anda melihat tanda-tanda kerusakan, seperti nyeri, lubang, atau perubahan warna!  

Baca Juga
Bagikan melalui media sosial
Atau
Bagikan dengan tautan