Baca 100+ Artikel Masalah Gigi Dan Perawatan Gigi

Kami Sudah Merilis Lebih 100+ Artikel Seputar Masalah Gigi dan Perawatan Gigi yang sering ditanyakan pasien sebagai konsumen.Jika Anda tertarik membaca artikel perawatan gigi dan Kesehatan rongga mulut, Anda dapat menekan tombol pelajari selengkapnya di bawah ini untuk mengetahui informasi lebih lanjut, atau buat janji temu.

Hero Section

Tonton Video Edukasi Kesehatan Gigi Dan Konsultasi Dokter Gigi ⬇️

Alasan kenapa sisa akar gigi harus dicabut, apalagi sebelum membuat gigi palsu ?
Apakah Bisa Membersihkan Karang Gigi Sendiri Di Rumah ?
Cabut Gigi Atas Bisa Bikin Buta, Simak Selengkapnya!
Akibat Karang Gigi Terlalu Banyak, Gigi Jadi Goyang
Hubungan Penyakit Sistemik Dengan Kesehatan Gigi dan Rongga Mulut

Perawatan Gigi Membatalkan Puasa Anda

Contoh gambar perawatan gigi Impaksi
Gambar1. Contoh gambar perawatan gigi Impaksi


Puasa Ramadhan adalah kewajiban bagi setiap muslim yang memenuhi syarat. Namun, sering muncul pertanyaan seputar aktivitas yang mungkin membatalkan puasa, termasuk perawatan gigi. Apakah tindakan medis seperti cabut gigi, tambal gigi, atau scaling dapat membatalkan ibadah puasa? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.  


Hukum Perawatan Gigi Saat Puasa: Prinsip Dasar  

Dalam Islam, puasa dinyatakan batal jika ada sesuatu yang masuk ke dalam tubuh melalui jalur yang terbuka (seperti mulut, hidung, atau telinga) dengan sengaja. Namun, tidak semua tindakan medis otomatis membatalkan puasa. Berikut panduan perawatan gigi selama puasa menurut fatwa ulama:  

1. Perawatan Tanpa Masuknya Zat ke Tenggorokan  

Contoh: Pemeriksaan gigi, pembersihan karang gigi (scaling), atau penggunaan alat yang tidak melibatkan cairan atau obat masuk ke kerongkongan.  

 - Hukum: Tidak membatalkan puasa, selama tidak ada zat yang tertelan.  


2. Prosedur yang Melibatkan Zat ke Mulut  

Contoh: Suntik bius lokal, tambal gigi, atau cabut gigi.  

- Hukum: Tidak membatalkan puasa jika zat atau obat tidak masuk ke tenggorokan. Menurut Fatwa MUI, penggunaan obat bius lokal di area gigi diperbolehkan selama tidak ditelan.  


3. Penggunaan Obat Kumur atau Pasta Gigi  

Jika berkumur dengan obat atau pasta gigi tanpa sengaja tertelan, puasa bisa batal. Namun, jika hanya digunakan di mulut dan dikeluarkan, puasa tetap sah (berdasarkan hadis Rasulullah SAW tentang bersiwak saat puasa).  


 Perawatan Gigi yang Perlu Diwaspadai Saat Puasa  


Beberapa prosedur memerlukan kehati-hatian untuk menghindari pembatalan puasa:  


Cabut Gigi: Diperbolehkan selama tidak ada darah atau obat yang tertelan. Jika darah masuk ke tenggorokan tanpa sengaja, sebagian ulama menyatakan puasa tetap sah.  


Tambal Gigi: Bahan tambal seperti resin atau amalgam tidak membatalkan puasa karena tidak masuk ke tubuh. Namun, hindari penggunaan cairan yang berisiko tertelan.  


Scaling Gigi: Proses pembersihan karang gigi umumnya aman karena tidak melibatkan zat yang masuk ke kerongkongan.  


 Tips Aman Merawat Gigi Selama Puasa  


1. Jadwalkan Perawatan di Malam Hari  

Lakukan prosedur yang berisiko setelah berbuka atau sebelum sahur untuk menghindari kebingungan hukum.  


2. Hindari Obat Kumur Beralkohol  

Gunakan obat kumur tanpa alkohol dan pastikan tidak tertelan.  


3. Komunikasikan dengan Dokter Gigi 

Beri tahu dokter bahwa Anda sedang berpuasa agar mereka menggunakan metode yang minim risiko tertelan.  


4. Jaga Kebersihan Gigi dengan Benar  

Sikat gigi setelah sahur dan sebelum tidur untuk mencegah masalah gigi selama Ramadhan.  



 Fatwa Ulama Terkait Perawatan Gigi Saat Puasa 

Fatwa MUI Tentang perawatan gigi pada puasa



Majelis Ulama Indonesia (MUI): Menegaskan bahwa perawatan gigi tidak membatalkan puasa selama tidak ada zat yang masuk ke dalam tubuh secara disengaja.  


Syaikh Ibn Utsaimin: Menyatakan bahwa penggunaan obat bius lokal di gigi diperbolehkan karena tidak termasuk kategori makan atau minum.  


Perawatan gigi seperti scaling, tambal, atau cabut gigi tidak membatalkan puasa selama tidak ada zat yang sengaja masuk ke tenggorokan. Namun, konsultasikan dengan dokter gigi dan ulama terpercaya jika ragu. Jaga kesehatan gigi selama Ramadhan untuk ibadah yang lebih optimal!  

Artikel ini ditulis dengan merujuk pada fatwa ulama dan sumber medis terpercaya. Selalu prioritaskan kesehatan dan konsultasikan keraguan kepada ahli agama dan dokter gigi terdekat di kota anda.

Baca Juga
Bagikan melalui media sosial
Atau
Bagikan dengan tautan