Baca 100+ Artikel Masalah Gigi Dan Perawatan Gigi

Kami Sudah Merilis Lebih 100+ Artikel Seputar Masalah Gigi dan Perawatan Gigi yang sering ditanyakan pasien sebagai konsumen.Jika Anda tertarik membaca artikel perawatan gigi dan Kesehatan rongga mulut, Anda dapat menekan tombol pelajari selengkapnya di bawah ini untuk mengetahui informasi lebih lanjut, atau buat janji temu.

Hero Section

Tonton Video Edukasi Kesehatan Gigi Dan Konsultasi Dokter Gigi ⬇️

Alasan kenapa sisa akar gigi harus dicabut, apalagi sebelum membuat gigi palsu ?
Apakah Bisa Membersihkan Karang Gigi Sendiri Di Rumah ?
Cabut Gigi Atas Bisa Bikin Buta, Simak Selengkapnya!
Akibat Karang Gigi Terlalu Banyak, Gigi Jadi Goyang
Hubungan Penyakit Sistemik Dengan Kesehatan Gigi dan Rongga Mulut

Gigi Anak Timbul Bercak Bercak, Berbahayakah?

Dental fluorosis adalah kondisi yang memengaruhi tampilan estetika gigi akibat paparan fluoride berlebih selama masa pembentukan gigi pada anak-anak. Kondisi ini ditandai dengan munculnya garis atau bercak putih samar pada enamel gigi, dan dalam kasus yang lebih parah, dapat menyebabkan

Mengenal Penyebab Dental Flurosis
Gambar1. Dental Flurosis


Penyebab Dental Fluorosis

Fluorosis gigi terjadi ketika anak-anak mengonsumsi fluoride dalam jumlah berlebihan selama periode pembentukan gigi permanen, yaitu sejak lahir hingga usia sekitar 8 tahun. Sumber utama paparan fluoride meliputi:


  • Air Minum Berfluoride: Konsumsi air minum dengan kadar fluoride tinggi.
  • Pasta Gigi Berfluoride: Menelan pasta gigi berfluoride secara berlebihan saat menyikat gigi.
  • Suplemen Fluoride: Penggunaan suplemen fluoride tanpa pengawasan medis yang tepat.


Paparan berlebihan ini dapat mengganggu proses mineralisasi enamel gigi, menghasilkan perubahan pada struktur dan tampilan gigi. 


Gejala dan Tingkat Keparahan


Tingkat keparahan fluorosis gigi bervariasi, mulai dari:

Tingkat Keparahan Dental Flurosis
Gambar2. Tingkat Keparahan Dental Flourosis


  1. Ringan: Munculnya garis atau bercak putih tipis pada gigi yang sering kali tidak disadari.
  2. Sedang: Bercak putih lebih jelas dan dapat menutupi sebagian besar permukaan gigi.
  3. Parah: Perubahan warna menjadi coklat, disertai dengan kerusakan pada enamel seperti lubang atau permukaan gigi yang kasar.


Meskipun fluorosis gigi umumnya bersifat kosmetik dan tidak memengaruhi fungsi gigi, dalam kasus yang parah, dapat menyebabkan kerusakan struktural pada gigi. 

Pencegahan Dental Fluorosis


Untuk mencegah fluorosis gigi pada anak-anak, pertimbangkan langkah-langkah berikut:

  • Pengawasan Penggunaan Pasta Gigi: Gunakan pasta gigi berfluoride dalam jumlah kecil (seukuran biji kacang polong) untuk anak-anak dan pastikan mereka tidak menelan pasta gigi saat menyikat gigi.
  • Pemantauan Asupan Fluoride: Perhatikan sumber fluoride lain seperti air minum dan suplemen. Konsultasikan dengan profesional kesehatan gigi sebelum memberikan suplemen fluoride kepada anak.
  • Edukasi Anak: Ajarkan anak-anak untuk meludah dan tidak menelan pasta gigi setelah menyikat gigi.
  • Pemeriksaan Rutin: Lakukan kunjungan rutin ke dokter gigi untuk memantau perkembangan gigi anak dan mendiskusikan kebutuhan fluoride mereka.


Dengan langkah-langkah pencegahan yang tepat, risiko terjadinya fluorosis gigi dapat diminimalkan, memastikan perkembangan gigi anak yang sehat dan estetis. segera konsultasi dengan dokter gigi terdekat di kota anda Apabila gigi anak timbul bercak.

Refrensi:

https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/23227-fluorosis

https://www.cdc.gov/oral-health/about/about-dental-fluorosis.html

https://www.mouthhealthy.org/all-topics-a-z/fluorosis

https://www.webmd.com/children/fluorosis-symptoms-causes-treatments

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK585039/

Baca Juga
Bagikan melalui media sosial
Atau
Bagikan dengan tautan