Gigi Anak Timbul Bercak Bercak, Berbahayakah?
Dental fluorosis adalah kondisi yang memengaruhi tampilan estetika gigi akibat paparan fluoride berlebih selama masa pembentukan gigi pada anak-anak. Kondisi ini ditandai dengan munculnya garis atau bercak putih samar pada enamel gigi, dan dalam kasus yang lebih parah, dapat menyebabkan
![]() |
Gambar1. Dental Flurosis |
Penyebab Dental Fluorosis
Fluorosis gigi terjadi ketika anak-anak mengonsumsi fluoride dalam jumlah berlebihan selama periode pembentukan gigi permanen, yaitu sejak lahir hingga usia sekitar 8 tahun. Sumber utama paparan fluoride meliputi:
- Air Minum Berfluoride: Konsumsi air minum dengan kadar fluoride tinggi.
- Pasta Gigi Berfluoride: Menelan pasta gigi berfluoride secara berlebihan saat menyikat gigi.
- Suplemen Fluoride: Penggunaan suplemen fluoride tanpa pengawasan medis yang tepat.
Paparan berlebihan ini dapat mengganggu proses mineralisasi enamel gigi, menghasilkan perubahan pada struktur dan tampilan gigi.
Gejala dan Tingkat Keparahan
Tingkat keparahan fluorosis gigi bervariasi, mulai dari:
![]() |
Gambar2. Tingkat Keparahan Dental Flourosis |
- Ringan: Munculnya garis atau bercak putih tipis pada gigi yang sering kali tidak disadari.
- Sedang: Bercak putih lebih jelas dan dapat menutupi sebagian besar permukaan gigi.
- Parah: Perubahan warna menjadi coklat, disertai dengan kerusakan pada enamel seperti lubang atau permukaan gigi yang kasar.
Meskipun fluorosis gigi umumnya bersifat kosmetik dan tidak memengaruhi fungsi gigi, dalam kasus yang parah, dapat menyebabkan kerusakan struktural pada gigi.
Pencegahan Dental Fluorosis
Untuk mencegah fluorosis gigi pada anak-anak, pertimbangkan langkah-langkah berikut:
- Pengawasan Penggunaan Pasta Gigi: Gunakan pasta gigi berfluoride dalam jumlah kecil (seukuran biji kacang polong) untuk anak-anak dan pastikan mereka tidak menelan pasta gigi saat menyikat gigi.
- Pemantauan Asupan Fluoride: Perhatikan sumber fluoride lain seperti air minum dan suplemen. Konsultasikan dengan profesional kesehatan gigi sebelum memberikan suplemen fluoride kepada anak.
- Edukasi Anak: Ajarkan anak-anak untuk meludah dan tidak menelan pasta gigi setelah menyikat gigi.
- Pemeriksaan Rutin: Lakukan kunjungan rutin ke dokter gigi untuk memantau perkembangan gigi anak dan mendiskusikan kebutuhan fluoride mereka.
Dengan langkah-langkah pencegahan yang tepat, risiko terjadinya fluorosis gigi dapat diminimalkan, memastikan perkembangan gigi anak yang sehat dan estetis. segera konsultasi dengan dokter gigi terdekat di kota anda Apabila gigi anak timbul bercak.
Refrensi:
https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/23227-fluorosis
https://www.cdc.gov/oral-health/about/about-dental-fluorosis.html
https://www.mouthhealthy.org/all-topics-a-z/fluorosis
https://www.webmd.com/children/fluorosis-symptoms-causes-treatments
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK585039/