Baca 100+ Artikel Masalah Gigi Dan Perawatan Gigi

Kami Sudah Merilis Lebih 100+ Artikel Seputar Masalah Gigi dan Perawatan Gigi yang sering ditanyakan pasien sebagai konsumen.Jika Anda tertarik membaca artikel perawatan gigi dan Kesehatan rongga mulut, Anda dapat menekan tombol pelajari selengkapnya di bawah ini untuk mengetahui informasi lebih lanjut, atau buat janji temu.

Hero Section

Tonton Video Edukasi Kesehatan Gigi Dan Konsultasi Dokter Gigi ⬇️

Alasan kenapa sisa akar gigi harus dicabut, apalagi sebelum membuat gigi palsu ?
Apakah Bisa Membersihkan Karang Gigi Sendiri Di Rumah ?
Cabut Gigi Atas Bisa Bikin Buta, Simak Selengkapnya!
Akibat Karang Gigi Terlalu Banyak, Gigi Jadi Goyang
Hubungan Penyakit Sistemik Dengan Kesehatan Gigi dan Rongga Mulut

Lidah Bayi Sering Berwarna Putih Karena Jamur, Kenali Penyebabnya

Lidah Bayi Berwarna Putih - Lidah Anak Berwarna Putij
Gambar 1. Lidah Bayi Terinfeksi Jamur Candida


Lidah bayi yang sering berwarna putih adalah masalah yang sering dihadapi oleh banyak orang tua. Salah satu penyebab umum dari kondisi ini adalah infeksi jamur yang dikenal dengan sebutan oral thrush atau kandidiasis oral. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendetail mengenai penyebab, pencegahan, dan pengobatan lidah bayi yang berwarna putih akibat jamur, serta memberikan informasi yang relevan dan berguna bagi para orang tua.

Apa Itu Oral Thrush?


Oral thrush adalah infeksi jamur yang disebabkan oleh jamur Candida albicans. Jamur ini secara alami ada di dalam mulut dan sistem pencernaan manusia. Pada kondisi normal, pertumbuhan jamur ini terkendali oleh sistem kekebalan tubuh dan bakteri baik yang ada dalam tubuh. Namun, pada bayi yang sistem kekebalan tubuhnya belum sepenuhnya berkembang, jamur ini bisa berkembang biak dengan cepat dan menyebabkan infeksi.


Faktor Risiko Kenapa Oral Thrush Bisa Muncul Pada Bayi Anda


Beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko infeksi jamur pada bayi meliputi:


1/ Sistem Kekebalan Tubuh yang Lemah

Bayi yang baru lahir atau memiliki kondisi medis tertentu mungkin memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih lemah dibandingkan dengan bayi yang lebih besar. Hal ini membuat mereka lebih rentan terhadap infeksi jamur.

   

2/ Penggunaan Antibiotik

 Antibiotik dapat membunuh bakteri baik yang biasanya membantu mengontrol pertumbuhan jamur. Ketika bakteri baik ini berkurang, jamur Candida dapat berkembang biak tanpa hambatan. Penggunaan antibiotik oleh ibu menyusui juga dapat mempengaruhi bayi melalui ASI.


3/Kontak dengan Jamur

Bayi bisa terinfeksi jamur melalui kontak langsung dengan ibu yang memiliki infeksi jamur, misalnya saat menyusui. Infeksi pada puting susu ibu dapat menyebabkan transfer jamur ke mulut bayi.


4/Kondisi Kesehatan yang Tertentu

 Bayi yang menderita penyakit kronis atau yang lahir prematur mungkin lebih rentan terhadap infeksi jamur karena sistem kekebalan tubuh mereka yang belum sempurna.


Gejala Oral Thrush pada Bayi


Tanda-Tanda Lidah Putih pada Bayi

Infeksi jamur pada mulut bayi bisa dikenali dengan beberapa tanda dan gejala berikut:


  • Lapisan Putih pada Lidah dan Mulut
    Salah satu tanda paling jelas adalah munculnya lapisan putih tebal pada lidah, gusi, bagian dalam pipi, dan langit-langit mulut bayi. Lapisan ini seringkali tidak mudah dihapus dan jika dicoba dihapus, bisa menyebabkan pendarahan atau meninggalkan bekas kemerahan.
  • Ketidaknyamanan dan Rewel
    Bayi yang terkena oral thrush seringkali menjadi lebih rewel dan terlihat tidak nyaman, terutama saat menyusu atau makan. Infeksi jamur bisa menyebabkan rasa sakit atau perih di mulut mereka.

  • Kesulitan Menyusu atau Makan
    Karena rasa sakit di mulut, bayi mungkin menjadi enggan untuk menyusu atau makan. Hal ini bisa menyebabkan penurunan berat badan atau gangguan pertumbuhan jika tidak segera ditangani.

  • Ruam di Sekitar Mulut atau Bokong
    Pada beberapa kasus, infeksi jamur juga bisa menyebabkan ruam di sekitar mulut atau di area popok bayi, karena jamur dapat menyebar melalui kontak kulit.


Pencegahan Lidah Bayi Berwarna Putih Karena Jamur


Cara Mencegah Infeksi Jamur pada Bayi


Mencegah infeksi jamur pada lidah bayi memerlukan upaya menjaga kebersihan dan kesehatan bayi secara keseluruhan. Berikut beberapa langkah yang bisa diambil:


1/Menjaga Kebersihan Mulut Bayi

Bersihkan mulut bayi dengan kain kasa basah atau sikat gigi bayi secara rutin. Lakukan ini dengan lembut untuk menghindari iritasi pada mulut bayi, agar si kecil nyaman anda bisa melakukan menjelang jam tidur pada malam hari.


2/Sterilisasi Peralatan

Pastikan botol, empeng, dan peralatan makan bayi selalu dalam keadaan bersih dan disterilkan. Jamur dapat berkembang biak di lingkungan yang lembab dan kotor, jadi menjaga kebersihan peralatan sangat penting.


3/Menjaga Kesehatan Ibu

Ibu menyusui harus menjaga kesehatan payudara dan mengobati infeksi jamur dengan segera jika terdeteksi. Gunakan krim antijamur sesuai resep dokter jika ada tanda-tanda infeksi pada puting susu.


4/Menyusui dengan Benar

Pastikan posisi dan teknik menyusui yang benar untuk menghindari luka pada puting susu yang bisa menjadi pintu masuk bagi jamur. Luka pada puting susu bisa menjadi tempat berkembang biaknya jamur yang kemudian bisa ditransfer ke bayi.


5/Hindari Penggunaan Antibiotik yang Berlebihan

Gunakan antibiotik hanya jika diperlukan dan sesuai dengan resep dokter. Beri tahu dokter jika bayi atau ibu menyusui perlu menggunakan antibiotik, sehingga langkah pencegahan tambahan bisa diambil.


Pengobatan Lidah Bayi Berwarna Putih Karena Jamur


Mengatasi Infeksi Jamur pada Bayi

Jika bayi sudah terlanjur mengalami infeksi jamur pada lidahnya, ada beberapa langkah yang bisa diambil untuk mengatasinya:


Antijamur Topikal

Dokter biasanya akan meresepkan obat antijamur topikal yang aman untuk bayi, seperti nistatin atau miconazole. Obat ini diaplikasikan langsung pada area yang terinfeksi di mulut bayi beberapa kali sehari.


Probiotik

Memberikan probiotik dapat membantu mengembalikan keseimbangan bakteri baik di mulut dan sistem pencernaan bayi. Konsultasikan dengan dokter sebelum memberikan probiotik untuk memastikan dosis dan jenis yang tepat.


Menghindari Gula Berlebih

Mengurangi asupan gula dalam makanan bayi dapat membantu menghambat pertumbuhan jamur. Jamur Candida tumbuh subur dalam lingkungan yang kaya gula, jadi penting untuk mengatur pola makan bayi dengan bijak.


Pengobatan untuk Ibu Menyusui

Jika ibu menyusui juga mengalami infeksi jamur pada puting susu, pengobatan yang sesuai harus dilakukan untuk mencegah infeksi berulang. Ibu mungkin perlu menggunakan krim antijamur atau melakukan perawatan khusus untuk puting susu yang terinfeksi. Meskipun infeksi jamur pada mulut bayi biasanya tidak berbahaya, penting untuk segera menghubungi dokter jika Anda melihat tanda-tanda berikut:


1/ Kondisi Tidak Memburuk Setelah Perawatan Rumah

Jika setelah beberapa hari melakukan perawatan di rumah kondisi bayi tidak membaik, segera konsultasikan dengan dokter. Infeksi jamur yang tidak diobati dengan benar bisa menyebar dan menyebabkan komplikasi.


2/ Kesulitan Makan atau Minum

Jika bayi menunjukkan kesulitan yang signifikan dalam menyusu atau makan, segera hubungi dokter. Kondisi ini bisa mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan bayi.


3/ Gejala Lain yang Mengkhawatirkan

Jika bayi menunjukkan gejala lain seperti demam, muntah, atau diare yang tidak biasa, segera cari bantuan medis. Gejala ini bisa menunjukkan adanya infeksi yang lebih serius atau komplikasi lain.


Lidah bayi yang sering berwarna putih karena jamur adalah kondisi yang umum dan dapat diatasi dengan perawatan yang tepat. Penting untuk menjaga kebersihan mulut bayi, sterilisasi peralatan makan, dan memantau kesehatan bayi serta ibu menyusui. Jika diperlukan, segera konsultasi dengan dokter gigi terdekat di kota andasegera hubungi dokter gigi untuk mendapatkan perawatan medis yang tepat. Dengan langkah-langkah pencegahan dan pengobatan yang tepat, bayi Anda dapat terhindar dari masalah ini dan tumbuh sehat. Ingatlah bahwa kesehatan bayi adalah prioritas utama, dan perhatian serta perawatan yang baik akan memastikan tumbuh kembang mereka berlangsung optimal.

Baca Juga
Bagikan melalui media sosial
Atau
Bagikan dengan tautan